Today January 17, 2021

Kisah Pendaki dan Cerita Horor

Memberikan Bacaan Cerita Horor Pendaki Terbaru

Cerita Horor Pendaki Gunung Gede

Cerita Horor Pendaki Gunung Gede – Pengalaman cerita horor pendaki Gunung Gede ini berasal dari seorang pendaki wanita bernama Asyria Putri. Cerita horor nya itu tersebar luas melalui akun Instagam @mountnesia sampai viral. Anda yang pernah mendaki Gunung Gede tentu pernah sesekali mendengar cerita mirip ini.

Cerita Horor Pendaki Gunung Gede

Cerita Horor Pendaki Gunung Gede

Kisah Putri berawal dikala ia dan teman-temannya mendaki Gunung Gede via Gunung Putri. Kira-kira saat itu pukul 07.00 WIB. Awalnya ia tak mempunyai perasaan janggal dan tidak baik di dalam pikirannya sampai ia tiba di Surya Kencana, sebuah lembah indah Gunung Gede yang kondang cantik bersama edelweis di sana-sini.

Ketika hari berganti, ia menjadi menemui perihal aneh dan mengganjal. Ketika itu, Putri dan teman-temannya menjadi terlambat untuk lakukan pendakian ke puncak. Namun ia coba untuk selamanya stimulus meskipun kabut menjadi turun menutupi pandangan jalan menuju puncak gunung.

Sekitar pukul 13.30 WIB, mereka memastikan untuk kembali ke tenda dan turun ke lembah Surya Kencana. Dalam perjalanan itu ia bersua bersama tiga pendaki lain yang sedang memapah rekan perempuannya yang cedera, namanya Vina.

Sebagai bentuk peduli, Putri dan kawannya pun menghubungi petugas mendukung Vina supaya dapat cepat dievakuasi. Namun petugas tak jua singgah sampai mereka pun beristirahat dan menghentikan perjalanan di bawah pos 3 karena hujan deras, petir, dilengkapi gelap dan situasi semakin mencekam. Mereka pun membangun shelter dari flysheet seadanya.

Dalam peristirahatan itu, sesekali mereka mengobrol untuk mengalihkan perhatian Vina yang sedang melamun bersama tatapan kosong. Namun nahas, tubuh Vina mendadak dingin dan lemas tak sadarkan diri. Sontak seluruh panik dan coba menyadarkan Vina dan meyakinkan bahwa perjalanan langsung usai.

Vina sempat mengerti saat itu, tapi tatapannya kosong, wajahnya pun pucat pasi. Saat bersamaan, hujan semakin deras dan petir menyambar-nyambar. Keadaan Vina semakin kronis bahkan mengeluarkan nada aneh. Tatapannya semakin menyeramkan. Putri dan teman-temannya pun coba menyadarkan bersama membacaan do’a menghendaki supaya Vina langsung sadar. Untung, do’a itu manjur dan membuat Vina sadar.

Tapi keanehan kembali terjadi, giliran rekan Putri bernama Dinda yang berlaku aneh. Ia muntah-muntah dan menangis sejadi-jadinya. Setelah dido’akan, Dinda sadar. Namun Vina kembali cekikikan seperti kerasukan kuntilanak. Setelah sadar, keduanya pun minta inginkan langsung pulang.

Seiring cuaca membaik, perjalanan ke Base Camp pun dilanjutkan. Karena tidak sangat mungkin untuk turun bersama, rombongan pun dipisah menjadi dua bersama beberapa orang turun terutama dahulu untuk menyelamatkan Vina yang kondisinya masih belum stabil. Putri turut rombongan di belakang.

Perjalanan turun itu pun dilanjutkan kembali, tapi tidak benar seorang rekan Putri inginkan buang air kecil. Rombongan pun menunggu. Namun, sehabis rekan Putri selesai pipis, Putri jadi dilempar benda asing dan misterius yang menyerupai bola basket, entah asalnya dari mana. Saat itulah ia tak sadarkan diri seperti kesurupan.

Tubuh Putri lemas. Semua orang yang tersedia di sekelilingnya terlihat berukuran lebih besar dari tubuhnya. Tingkah Putri semakin janggal dikala ia jadi menangis dan berteriak sekencang-kencangnya.

Tags:

sendaru12

sendaru12

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top